Sekarang di sini, di kamar lagi
Pintu dikunci, sendiri lagi
Sebatang lagi, sebungkus lagi
Dikoyak sepi, dikoyak sepi
Sekarang mampus, kayak di kampus
Di lantai empat, ancur di tempat
Pahit yang manis, di bawah naga
Nggak bisa nangis, cuma ketawa
Bukan tragedi, breakdown comedy
Tapi nggak lucu, nggak pernah lucu
Jangan ke luar, jangan di luar
Jangan ditahan, biar keluar
Mekanisme defensif, karisma destruktif
Pusaka sejuta umat manusia pasif agresif
Benci mencinta, gue emang naif
Benci orang lain lebih dari benci diri sendiri
Social distancing jauh sebelum pandemi
Ini dendam kalajengking dibawa sampai mati
Sampai lanjut reinkarnasi, sampai sangkakala bunyi
Belom abis, belom kelar, masih ada sisa dengki
Dari insting primordial bukan logika masa kini
Bukan moral artificial kalian yang gue khianati
Sampai dikunyah sеtan di neraka level sеmbilan
Lo makan tuh lawakan dari komedi ilahi
Breakdown comedy, breakdown comedy
Breakdown comedy, breakdown comedy
Breakdown comedy, breakdown comedy
Breakdown comedy, breakdown comedy
Ini bukan tragedi, ini cuma komedi
Ini cuma komedi, ini cuma komedi
Nggak usah ditangisi, nggak ada yang peduli
Ini bukan tragedi, ini cuma komedi
Lebih baik ketawa sendiri di pojokan
Kemana orang-orang?
Satu persatu ngilang bagai anai-anai beterbangan
Bars ini bisa jadi merujuk ke klub legendaris bernama Stadium yang pernah eksis di Jakarta dari tahun 1990-an hingga secara resmi ditutup di tahun 2014. Klub Stadium merupakan tempat “titik kumpul” pengedaran obat-obatan terlarang yang sifatnya ‘menghancurkan’ pemakai di dance floor.
Selain terkenal karena “24-hour party culture” nya yang legendaris, Stadium juga memiliki patung naga raksasa di langit-langit-nya yang diberi julukan “Eyang Naga” oleh para pengunjung.
“Di lantai empat, hancur di tempat” merujuk ke lantai empat Stadium dimana acara pesta sering digelar, sementara “Pahit yang manis, di bawah naga” merujuk ke patung Eyang Naga.
Selain me-reference Stadium secara subtle di lirik lagu ini, Abim sendiri memiliki moniker lain selain Noise dan Noise from Under bernama “Alumni Stadium”, dan ia telah merilis lagu berjudul “INDONESIAKU” ft. Riski Inrahim menggunakan moniker ini.